Tampilkan postingan dengan label sate. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label sate. Tampilkan semua postingan

Rabu, 01 Desember 2010

Restoran dengan Menu Rumahan Ala Jepang

Inilah menu rumahan ala Jepang: semangkuk nasi organik dan lauknya berupa hidangan okazu atau ikan laut semacam makarel, salmon, atau tuna yang dipanggang atau digoreng dengan bumbu saus miso, dashi, atau kecap Jepang.

Untuk pelengkapnya, ada asinan, sup, dan sayuran. Atau bisa juga dicoba hidangan serupa dengan ikan makarel panggang yang disajikan dengan parutan lobak Jepang.

Lho, kok hidangan itu tak berbeda dengan hidangan rumahan Indonesia, ya? Apa kabar Sushi, sashimi, dan sukiyaki khas Jepang yang mendunia itu? Nanti dulu, ada cerita menarik dari Restoran Ootoya, tempat makanan rumahan ala Negeri Sakura ini dihidangkan.

"Memang masakan rumahan orang Jepang sebenarnya tak jauh berbeda dengan masakan Indonesia. Kebanyakan hidangan ikan hanya dibedakan oleh bumbu dan jenis ikannya," kata Shienny Lie, Manajer Operasional Rumah Makan Ootoya, di Plaza Indonesia, Kamis pekan lalu.

Set hidangan okazu ini, menurut Shienny, merupakan masakan rumahan paling umum di seluruh kepulauan Jepang. Sementara tak semua orang Jepang menyantap sushi, sashimi, atau sukiyaki setiap hari.

"Sushi, sashimi, dan sukiyaki adalah menu khusus yang dimakan orang Jepang pada waktu tertentu," kata Shienny. Sushi dan sashimi umumnya dihidangkan pada jamuan makan malam resmi. Sedangkan sukiyaki adalah masakan yang dinikmati pada hari terdingin dalam setahun di negara empat musim itu.

Selain okazu, hidangan mi (men-rui) sering dikonsumsi dalam keseharian masyarakat Jepang. Salah satunya Miso Nikumi Udon. Untuk menu ini, Toyokazu Ikeda, chef kepala di Rumah Makan Ootoya, menjelaskan cara pembuatannya.
"Udon dimasak dengan menggunakan dua macam pasta miso. Kemudian direbus dengan caisim, shitake, ayam panggang, daun bawang, wortel, tahu, sawi putih, dan dihiasi dengan telur setengah matang di atasnya," katanya. Rasanya, hmm... khas mi Jepang dengan kuah manis-asam.

Ada pula masakan bergaya donburi (satu mangkuk nasi dengan topping sayur dan lauk). Chicken Katsu Tojidon disediakan dalam mangkuk nasi dengan ayam goreng tepung yang disiram dengan campuran saus, bawang bombai, dan telur. Di antara semua menu yang Tempo coba, menu yang mirip nasi goreng ini tampaknya bakal paling cocok bagi lidah orang Indonesia.

Hidangan nabe (kukusan) dan yaki (panggang dan goreng) seperti tersedia. Menurut Shienny, bangsa Jepang menyantap makanan yang relatif sederhana dalam kesehariannya. "Tapi disiapkan secara cermat dari sisi gizi atau jumlah kalori makanan. Ini yang jadi keunggulan masakan Jepang," kata dia.

Rumah Makan Ootoya didirikan oleh Mitsumori Eiichi di Stasiun Subway Ikebukuro, Tokyo, pada 1958. Franchise ini telah berkembang menjadi 250 outlet yang tersebar di Asia tahun ini, tiga di antaranya di Indonesia, berlokasi di Senayan City, Pacific Place Mall, dan Plaza Indonesia.

Meskipun Ootoya merupakan rumah makan franchise, penyajiannya berbeda dengan rumah makan franchise lainnya. "Masakan baru dimasak setelah dipesan, made to order. Jadi masakan akan tetap segar ketika dihidangkan," kata Shienny.

Baru-baru ini, Ootoya juga menyediakan menu sushi dan sashimi untuk pelanggannya. "Sushi dan sashimi bukan menu harian orang Jepang. Tapi, karena banyaknya permintaan, kami menyediakan menu ini," kata Shienny. Soal harga, Rumah Makan Ootoya mematok banderol makanan mereka Rp 30-70 ribu. | AMANDRA MUSTIKA MEGARANI

Sushi Vs Sashimi

Keistimewaan sushi serta sashimi terletak pada teknik memotong dan kesegaran ikannya. Toyokazu Ikeda, chef kepala di Rumah Makan Ootoya, menunjukkan demo memasak sushi dan sashimi dalam media gathering pekan lalu.
"Perbedaan antara sushi dan sashimi terletak pada nasi. Sushi selalu dipasangkan dengan nasi, sementara sashimi dapat langsung dinikmati dengan cuka atau wasabi," kata Ikeda dalam bahasa Indonesia yang cukup fasih.

Perbedaan lainnya terletak pada tebalnya potongan ikan. "Untuk sashimi, potongannya berjarak 50 milimeter, sementara sushi tak lebih dari 5 milimeter." Ootoya menyediakan sashimi dan kaisendon (seafood mix) yang dihidangkan bersama wasabi, cuka, dan saus.

Ada berbagai jenis sushi. Ootoya menyediakan sushi jenis nigiri dan maki. Nigirizushi adalah potongan daging sushi yang ditempelkan di atas ikan. Adapun makizushi dibuat dengan cara menggulung daging sushi dan nasi dengan bantuan rumput laut kering (nori) serta tikar bambu.

Daging sushi dan sashimi bermacam-macam: dari udang, tuna, cumi, salmon, bawal mutiara, sampai gurita. "Khusus untuk gurita, tidak boleh dimakan mentah. Harus matang benar," kata Ikeda. Kalau tak matang, daging gurita--yang konon bermanfaat untuk membuat pria perkasa--bisa membuat tubuh gatal-gatal. | AMANDRA MM

Sumber : tempointeraktif.com

Lihat juga:
Sate
Steak

Selasa, 30 November 2010

Enaknya Soto Umar

Salah satu yang layak Anda coba adalah Soto Betawi Umar Idris. Tak sulit menemui kedai yang satu ini. Dari perempatan Slipi, kedai ini ada di sebelah kanan, sekitar 100 meter jauhnya dari Hotel Santika.
Pasti ketemu, soalnya spanduk berwarna hijau ngejreng bertuliskan nama kedai ini tampak mentereng. Jadi, jangan khawatir Anda akan salah masuk ke warung betawi lainnya.

Sebagaimana layaknya kedai, penampilannya memang sederhana. Persis seperti kedai betawi kebanyakan, tidak ada ornamen yang mencolok. Yang ada adalah jajaran enam meja makan panjang yang masing-masing dikelilingi enam kursi.

Memang, tak ada juga pelayan yang menyambut. Jadi, kalau ke sini, pengunjung langsung menyerbu meja yang ada di pojok kedai. Di situ terhampar aneka gorengan: daging sapi, jeroan, babat, juga paru.
Selesai memilih, pelayan dengan sigap akan memotong-motong isi soto pilihan. Beres dengan aksinya, sejurus kemudian, pelayan akan menyiram isi soto dengan kuah putih yang panas. Ditambah dengan bawang goreng, daun seledri, emping, serta perasan jeruk limau.

Wah..., aroma soto langsung menguar tajam menusuk seluruh saraf perasa, membuat pembeli tak sabar ingin segera menyantapnya.

Tidak seperti kebanyakan soto betawi, Soto Umar Idris nihil potongan-potongan kentang dan tomat, lo. Bahkan, kuah juga tak terlalu pekat. “Ini yang membedakan kami dengan warung betawi kebanyakan,” ujar Budi Hanurawanto, anak Umar Idris yang menjadi penerus usaha. Maklum, meski mengusung nama soto betawi, keluarga Umar sejatinya asli Tegal. Walhasil, “Kami memang memadukan rasa betawi dengan tegal,” ujar Budi.

Meski begitu, rasa boleh diadu. Kuah yang encer tidak mengurangi rasa gurih yang tertinggal di rongga mulut. Paduan santan dan susu dalam takaran yang pas malah membuat kuah tidak berasa enek.

Kenikmatan makin lengkap saat mengunyah potongan daging. Empuk dan gurih! Sebagai pelengkap rasa, Anda bisa menambah keripik tempe atau perkedel yang tersedia di meja makan. Renyah keripik tempe akan membuat Anda tak berhenti menggoyang lidah untuk menandaskan semangkok soto dan sepiring nasi putih.

Jika tak suka mengudap daging sapi maupun jeroannya, Anda bisa menjumput daging ayam berikut ati ampela sebagai pilihan pengganti. Suwiran daging ayamnya juga empuk dan gurih. Tak kalah dengan potongan daging.

* Buka dari pagi sampai pagi lagi
Saban hari, kedai ini buka resmi mulai jam 8 pagi. Budi nyaris membuka kedai sepanjang hari. Dia baru tutup warung saat pagi menjemput, atau sekitar jam 4 pagi pada keesokan harinya. Makanya, ayah dua anak ini menerapkan sistem kerja shift alias bergantian bagi 7 karyawannya. “Separo masuk pagi sampai sore. Sisanya malam sampai pagi,” beber Budi.

Namun, jam paling sibuk kedai adalah saat makan siang, yakni mulai jam 11.00 sampai 14.00 siang. Banyak karyawan di sekitar Slipi, Petamburan, dan Tanah Abang menyerbu kedainya. Sementara, saat malam menjelang atau jam 19.00 sampai 20.00, kedai juga ramai. “Banyak karyawan mampir sebelum pulang,” cetus Budi.
Saat malam sampai dini hari, kedai menjadi langganan orang-orang yang suka melek sampai menjelang subuh.

Budi tak khawatir bakal kekurangan pasokan daging atau jeroan yang menjadi andalan dagangannya. Pemasok di bilangan Tanah Abang siap memenuhi kebutuhan kedai. “Bahan dijamin fresh dan pilihan, lo,” ujar dia berpromosi.
Hantaman krisis nyatanya ikut dirasakan Budi. “Ada penurunan pengunjung sekitar 30%,” ujar Budi yang tak mau menyebutkan jumlah pengunjung. Yang pasti, sepanjang hari, Budi menandaskan daging sapi sampai 30 kg. Omzet harian yang masuk ke kantong Budi sekitar Rp 4 juta sampai Rp 5 juta.

Kalau dipotong dengan ongkos produksi Rp 2,5 juta per hari, uang masuk ke kantong Budi tinggal Rp 1,5 juta sampai Rp 2,5 juta. “Itu belum termasuk untuk gaji karyawan, lo,” ujar Budi buru-buru.
Mungilnya omzet lantaran banderolan harga menu di kedai ini tergolong murah. Sepotong daging dengan ukuran dua jempol jari Rp 2.000. Pun begitu dengan jeroan. Satu paket lengkap dengan nasi hanya seharga Rp 13.000.

Sayangnya, dengan waktu buka tak terbatas, Budi hanya menyediakan satu menu: soto betawi. Minumannya pun tak banyak pilihan. Hanya ada teh dan jeruk. Toh, kedai ini telah bertahan sampai 40 tahun!

ALAMAT 'SOTO UMAR IDRIS':
Jl. KS Tubun 15 B Jakarta Pusat
Ph: 021 - 5367982

Sumber : umar idris-weekend.kontan.co.id


Lihat juga:
Wine

Sate

Senin, 29 November 2010

Sate Kelinci yang Berkhasiat

Kalangan wisatawan lokal meminati Sate kelinci yang dijual di Yogyakarta, karena diyakini daging hewan itu mempunyai kandungan nutrisi, tidak mengandung kolesterol, dan bisa menyembuhkan sejumlah penyakit.

"Kalangan wisatawan lokal asal Jakarta, Magelang, dan Solo meminati sate kelinci. Para pembeli saat liburan akhir pekan dan liburan sekolah sangat ramai. Rata-rata sehari bisa mencapai 50 hingga 60 pembeli," kata Tukirah, penjual sate kelinci di daerah Bantulan, Sleman, Sabtu (23/10/2010).

Menurut dia, sate kelinci memilki rasa berbeda dengan sate lain karena mempunyai manfaat bagi kesehatan, menyembuhkan vertigo, meningkatkan stamina, dan otak kelinci bisa menyuburkan rahim perempuan.

"Kami tidak kesulitan memperoleh kelinci untuk membuat satai karena sudah berlangganan dengan para peternak kelinci di pasar di beberapa daerah di Yogyakarta," katanya.

Ia mengatakan umur kelinci memengaruhi kualitas daging. Jika umur semakin tua, maka daging kelinci akan terasa keras. Untuk pembuatan satai kelinci hanya menggunakan kelinci yang masih berumur delapan hingga sembilan bulan.

"Kami sementara ini hanya membuka warung satai kelinci di rumah dan tidak membuka cabang di derah lain. Berjualan dimulai pukul 17.00 WIB hingga 23.00 WIB. Namun jika saat liburan sekolah dan akhir pekan hanya sampai pukul 21.00 WIB karena suasana pengunjung sangat ramai," katanya.

Dia mengatakan harga jual satai kelinci relatif murah hanya Rp 11.000 per porsi. Satai disajikan dengan nasi, bumbu kacang, dan sambal kecap. Dengan mematok harga terssebut, mampu memperoleh pendapatan sekitar Rp 100.000 hingga Rp 200.000 dalam satu hari.

Tukirah mengatakan dalam sehari mampu menghabiskan lima ekor kelinci untuk dijadikan sate. "Jika saat liburan sekolah dan akhir pekan, kami malah mampu menghabiskan 10 ekor kelinci," kataya.

Seorang pembeli sate kelinci asal Klaten, Jawa Tengah, Vira Yustina mengatakan sate kelinci mengadung protein hewani, nutrisi, dan bisa menyembuhkan sejumlah penyakit.

"Yang saya tahu daging kelinci ini dapat mengobati penyakit vertigo dan bagian otak kelinci berkhasiat menyuburkan rahim perempuan," katanya.

Ia mengatakan setiap satu minggu sekali dirinya menyempatkan diri datang ke Yogyakarta hanya untuk menikmati satai kelinci ini. "Setiap satu minggu sekali, saya rutin menyempatkan diri untuk menyantap satai kelinci karena rasa dagingnya unik dan berbeda dengan rasa satai jenis lain dan mempunyai manfaat bagi kesehatan," katanya. (luc/Ant)

Sumber : wartakota.co.id

Lihat juga:
Wine
Burger King

Minggu, 28 November 2010

Lezatnya makan Steak 21

Di Steak 21 para pecinta steak bisa menikmati aneka steak nan lezat. Mulai dari steak ayam, sapi, hingga daging. Proses marinated yang sempurna menghasilkan rasa yang istimewa

Sudah memutuskan ingin berbuka apa hari ini? Bila bosan menyantap hidangan sehari-hari,bagaimana bila mencoba berbuka dengan steik.Ada berbagai pilihan yang bisa didapat,mulai ayam hingga ikan.

Ketika berbuka, orang Indonesia biasanya menginginkan nasi sebagai hidangan utama.Namun,Anda bisa sesekali bertukar selera dengan menyantap steik sebagai menu berbuka. Hitung-hitung untuk menghilangkan kejenuhan saja dan memperkaya selera di bulan puasa ini. Sebagai rekomendasi, ada Steak 21 yang berlokasi di Pejaten Village,Jakarta Selatan. Walau steik sudah menjadi menu populer di sini, restoran yang khusus menyediakan menu ini masih tergolong sedikit.Kebanyakan tidak mengkhususkan diri menjual hidangan ini semata. Nah, salah satu resto yang benar-benar khusus menyediakan menu steik antara lain Steak 21.

Menurut Supervisor Steak 21 Dwi Apriliya, pemilik restoran ini memang sengaja mengangkat menu steik karena mengetahui banyak restoran steik di Jakarta tidak berkembang. “Karena itu, beliau ingin menjadikan restoran ini sebagai restoran steik yang berkembang dan banyak diminati.Ini sekaligus menjadi tantangannya,” beber Dwi. Sampai saat ini, Steak 21 sedikitnya mempunyai 10 cabang.Apa kelebihan steik ala restoran ini? Menurut Dwi, karena proses pengolahan daging-dagingnya yang sempurna, sehingga menghasilkan daging yang lembut dan dengan bumbu yang meresap hingga ke dalam. Rahasianya terletak pada proses marinated.

Tidak tanggung-tanggung, bumbu-bumbu yang digunakan untuk melumuri daging-daging ini, didiamkan selama delapan jam. Atau semalam sebelum dibakar. Di samping itu,hasil daging pun juga lebih juicy. Kebanyakan pengunjung meminta steik diolah medium, sehingga hasilnya lebih juicy. Beberapa menu jagoan Steak 21 adalah tenderloin steak, daging yang disajikan lembut dan tanpa lemak. Beda lagi dengan sirloin original, dagingnya lebih berlemak dan terasa lebih mantap sekaligus creamy karena adanya butter dot yang diletakkan di atas daging. Steik pun menjadi lebih renyah dan lezat tentunya. Yang suka ikan boleh mencoba grill gindara.Tekstur daging ikan ini amat lembut dan tidak berminyak.

Baik ikan gindara maupun sirloin, dihidangkan dengan saus jamur yang dilumuri di atasnya. Chicken crispy juga layak dicoba. Ini adalah daging ayam bagian dada tanpa tulang, dan dibalut dengan tepung renyah dan gurih. Bumbu-bumbunya sendiri dilumuri di dada tersebut dan didiamkan hingga dua jam. Penampilan daging ayam ini pun sangat menggoda. Dengan ayam yang sudah dibalut tepung dan digoreng hingga garing,pastilah terasa akan sangat renyah ketika digigit. Mau menyantap steik dengan nasi,Anda bisa memesan Gonzales with rice.

Daging sirloin yang sudah dipotong-potong kemudian ditumis asam manis dan disajikan di atas hot plate yang di bawahnya ada hot stone atau bebatuan koral. Fungsi dari batu koral ini adalah untuk menahan panas lebih lama. Seporsi steik tersebut dijamin sudah membuat kenyang.Apalagi, ada tambahan sayur dan kentang goreng. Nah, bagi yang ingin bersantap hemat, Steak 21 memiliki paket combo yang tersedia dalam 10 pilihan, di antaranya satu porsi sirloin steak dengan chicken steak, kentang goreng, dan banana split hanya dikenakan harga Rp85.000.

Satu lagi yang membedakan Steak 21 dengan restoran lain. Restoran ini menyediakan saus BBQ dalam kemasan botol. Jadi, tidak perlu repot meminta tambah saus home made ini jika Anda inginkan. (sri noviarni- Seputar Indonesia)

Sumber : id.openrice.com - sri noviarni-seputar indonesia

Lihat juga:
Sate
Burger King

Kamis, 25 November 2010

Dim Sum Halal for Muslim

Not to Hong Kong if it does not eat Dim Sum. So they say. Dim Sum, this flour-based foods, the dessert menu was originally derived from China's past kings. Generally, these foods are made from materials that are not kosher. Thus, Muslim tourists to be careful eating them. Dim Sum is a term in Cantonese, which means a snack. Typically, the Dim Sum as a menu for breakfast eaten before lunch or brunch. Food Dim Sum it was popular to the world from Hong Kong.

Dim Sum comprises a variety of small snacks that are usually enjoyed with tea. Activities to drink tea and eat Dim Sum in Hong Kong called yam cha. Yam cha own sense is actually drinking tea. But tea is usually equipped with a Dim Sum meal or snack cantons. Dim Sum is served in small baskets made of bamboo.

So if all Dim Sum in Hong Kong haram? Not really. There is a kosher one. The place is the Islamic Centre in Wan Chai. Here, we can enjoy the Dim Sum at a kosher restaurant, run by a Chinese Muslim. Biasaya, full of restaurants Dim Sum on Saturday and Sunday. Families in Hong Kong generally live separately between parents and their children. Yam cha became their arena to meet and bersilaturahim.

Source: Subroto - bataviase.co.id

See also:
Steak
Sate

Rabu, 24 November 2010

Lezatnya Sate Mak Syukur di Padang

Salah satu kota yang kami kunjungi adalah Padang Panjang yang terkenal dengan resto khasnya, Sate Mak Syukur.


Sekitar lima tahun yang lalu, suami saya bertugas selama sekitar tiga bulan di Sumatra Barat. Ia menetap di kota Padang.
Saya tidak ikut suami saat itu karena saya bekerja. Tapi, satu bulan sekali saya mengunjunginya.
Suami yang memang hobi jalan-jalan tidak melewatkan kesempatan untuk menyambangi tempat wisata di sana, terutama wisata kuliner. Siapa sih yang tidak tahu kehebatan Minang dalam hal masakan?

Salah satu kota yang kami kunjungi adalah Padang Panjang yang terkenal dengan resto khasnya, Sate Mak Syukur.

Resto yang terletak di tepi sebuah jalan besar di Padang Panjang ini memang tak pernah sepi. Bahkan, ada kawan yang bercerita bahwa ia pernah kehabisan sate sehingga harus datang lagi ke sana keesokan harinya. Untung kami tidak kehabisan saat itu.
Sungguh memang lezat. Sate Padang terlezat yang pernah saya rasakan. Suami bahkan menghabiskan dua porsi. Saya yang awalnya biasa saja dengan sate padang pun menjadi tergila-gila.

Setiap kali mengunjungi suami di Sumatera Barat, saya selalu mengajak untuk singgah di Mak Syukur.
Suatu kali, kerinduan saya akan sate padang memuncak. Tapi, saya hanya ingin sate padang ala Padang Panjang, tak lain dan tak bukan, Sate Mak Syukur.

Kembali ke Sumatra Barat hanya untuk mencari sate rasanya agak aneh. Jadi, saya pun memendam keinginan. Hingga suatu saat saya mendapat kabar yang membuat saya merasa begitu gembira.

Sate Mak Syukur sudah dapat dinikmati di Jakarta. Gerai Sate Mak Syukur di Jakarta dapat ditemui di:

* Pasaraya Manggarai
* Pasaraya Blok M
* Jl. Pengambiran No 37, Rawamangun Jaktim Telp 021- 93274702
* Mall Kelapa Gading

Sebenarnya, siapakah Mak Syukur yang namanya dijadikan ikon sate padang lezat tersebut?
Beliau adalah Syukur Sutan Raja Endah yang mula merintis usahanya semenjak tahun 1947. Pada tahun 1984, usaha tersebut dilanjutkan oleh sang anak yang bernama Syafril Syukur.

Di Padang Panjang sendiri, sate yang dijual semenjak pukul 10 pagi hingga jam 9 malam ini memiliki tiga outlet. Dua di antaranya berada di Pasar Padang Panjang. Yang lainnya berada di jalan raya yang telah saya sebut di atas. Yang di jalan raya itulah yang terbesar dan paling terkenal.
Meski menurut sebagian orang rasa Sate Mak Syukur di Jakarta masih kalah dengan yang di Padang Panjang sana, saya tak gentar untuk selalu menyambangi gerai-gerai Mak Syukur di Jakarta. Lumayan sebagai pengobat rindu kepada sate padang pertama yang membuat saya jatuh cinta setengah mati.

Kebetulan salah satu dari keempa lokasi yang saya sebut di atas berdekatan dengan tempat saya bekerja. Jadi, tak jarang saya makan siang bersama teman-teman dengan menyantap Sate Mak Syukur.
Hm…bercerita tentang Sate Mak Syukur membuat saya ingin mengajak suami dan anak-anak untuk menikmatinya malam ini. Memang setiap akhir Minggu kami selalu menyempatkan makan malam di luar.

Kali ini, menu kami adalah…Sate Padang Mak Syukur!

Sumber : dania - indonesi.com

Lihat juga:
Sour Sally
Burger King

Senin, 22 November 2010

Soto Ayam dengan Sambal Hijau

Berbagai macam jenis makanan yang bisa diolah dengan bahan dasar ayam, salah satunya adalah Soto. Berikut adalah resep cara pembuatan Soto Ayam dengan Sambal Hijau.


Bahan:
850 gr ayam
250 gr minyak goreng
250 gr serai
25 gr daun jeruk
2 lt kaldu ayam
30 gr garam
30 gr kaldu bubuk
10 gr lada bubuk
150 gr soun, rendam, potong-potong
100 gr taoge, rebus
20 gr daun bawang, iris
20 gr seledri, iris
20 gr jeruk nipis
20 gr sambal hijau
20 gr kecap manis

Haluskan:
200 gr bawang merah
250 gr bawang putih
150 gr jahe
200 gr lengkuas
200 gr kemiri
250 gr kunyit

Cara membuat:
1. Rebus ayam hingga lunak, angkat, sisihkan.
2. Goreng ayam hingga kecoklatan, sisihkan.
3. Tumis bumbu halus, tambahkan serai, dan daun jeruk, masak sampai harum. Tuang bumbu ke dalam rebusan kaldu, masak sampai bumbu matang.
4. Tata soun, taoge, daun bawang, seledri, dan ayam suwir di dalam pinggan. Siram dengan kuah panas, hidangkan dengan taburan bawang goreng, air jeruk nipis, kecap manis, dan sambal hijau.

Sumber : chef Irvan Aprianto, Hotel Santika Bandung - Erwin Kuditawati - female.kompas.com

Lihat juga :
Sate
Burger King

Minggu, 21 November 2010

Nikmatnya Soto Banjar

Kuah kekuningan yang mengepul panas menebarkan aroma wangi rempah yang sedap. Racikan Soto ayam ini benar-benar gurih enak. Rasa kaldu yang kuat dan irisan telur bebek rebus yang kenyal-kenyal gurih membuat soto ini makin sempurna sebagai soto Banjar!

Berulang kali melintasi Jl. Pajajaran Bogor warung soto Banjar ini selalu menggoda selera. Hampir tak pernah sepi pengunjung dan kenangan akan rasa gurih yang enak membuat saya selalu ingin mampir lagi. Seperti siang itu saat gerimis mulai turun, semangkok soto Banjar yang hangat mengepulpun jadi target utama saya.

Ternyata setelah memesan soto Banjar saya masih tergoda dengan tampilan ketupat Kandangan yang unik. Ketupat ini memakai ikan haruan bakar dengan siraman kuah gurih yang enak. Hmm.. .jadilah ketupat Kandangan plus nasi kuning Banjar pun saya pesan untuk menumpas kangen masakan Kalimantan Selatan!

Kuah soto yang mengepul panas menebarkan aroma kapulaga dan kayu manis yang semerbak. Wuiih wangi benar! Kuahnya bening kecokelatan dengan suun dan cincangan daun bawang plus suwiran daging ayam sebagai isiannya. Yang menarik justru potongan telur rebusnya yang oranye menyala dan putih telur yang agak transparan.

Hirupan pertama terasa tonjokan bumbu rempah yang kompak dan gurih wangi. Pastinya bumbunya tidak pelit. Telur rebuspun terasa kenyal-kenyal gurih karena memakai telur bebek rebus. Setelah dikucuri sedikit air jeruk nipis dan diaduk dengan sambal rawit, wah... rasanya makin gurih pedas segar!

Ketupat Kandangan yang diberi nama sesuai dengan daerah asalnya Kandangan ini sebenarnya sangat sederhana. Namun, justru dua elemen utama racikan ketupat ini yang unik. Pertama ketupat khas Kandangan yang besar dan gendut. Tak seperti ketupat umumnya yang padat lembut, ketupat Kandangan justru agak pera, butiran nasinya masih bisa terlacak dan mudah dimemarkan.

Yang kedua adalah si ikan haruan alias ikan gabus yang diasap atau dipanggang memiliki tekstur kenyal kokoh dan gurih rasanya. Tentu saja dengan aroma wangi asap yang sedap. Kuahnya berupa kuah santan dengan aroma bawang, merica, ketumbar dan serai yang wangi.

Rasa kuahnya gurih-gurih enak. Untuk menyantap ketupat ini, ketupat dimemarkan dengan sendok hingga buyar dan menyatu dengan kuah santan plus ikan haruan yang wangi. Setelah itu butiran nasi yang terendam kuah menjadi makin enak. Apalagi jika diaduk dengan sedikit sambal yang kemerahan. Hmm... racikan ketupat Kandangan ini benar-benar mengobati kangen saya.

Nasi kuning Banjar juga disajikan dengan sederhana. Lauknya bisa dipilih ayam, daging, ikan haruan atau telur bebek. Tampilannya memang seperti nasi kuning umumnya dan ayam masak habang yang jadi lauknya memang diselimuti sambal yang kental merah agak kehitaman.

Saat dikunyah barulah terasa kalau nasi kuning ini agak pera tetapi lebih gurih dari nasi kuning yang biasa. Hmm.. pastinya karena memakai santan yang kental. Bumbu habangnya tidak terasa pedas tetapi justru manis dengan aksen asam yang enak. Pas dipadu dengan gurih wanginya nasi kuning.

Di rumah makan ini juga tersedia beragam kain tradisional Kalimantan seperti sasirangan dan lampit (tikar dari anyaman kulit rotan). Juga bisa dipesan beragam jenis penganan khas Banjar seperti amparan tatak, bika banjar, dan madu hutan Kalimantan.

Sepertinya saya bakal sering mampir ke warung ini. Selain cita rasanya masih kental Banjar, harga makanannya juga tidak terlalu mahal. Seporsi Soto Banjar dihargai Rp 14.000,00, Nasi Kuning Ayam Rp 14.000,00 dan Ketupat Kandangan Rp 17.000,00. Tak berlebihan untuk sebuah kenikmati daerah yang unik!

Sumber : Dev / Odilia Winneke - detikFood

Lihat juga:
Sate
Hanamasa

Minggu, 14 November 2010

Sate Kambing Klatak

Ketika berkunjung dan bermalam di Yogyakarta, maka siapa pun tidak ada salahnya mengisi makan malam dengan menyantap Sate klatak, yakni Sate kambing khas Pasar Jejeran, Wonokromo, Pleret, Bantul, Yogyakarta. Di pasar itu ada beberapa warung Sate klatak yang buka mulai sore hingga malam.

Sate klatak yang dijajakan di pasar yang terletak sekitar 12 km arah selatan Yogyakarta ini berbeda dengan Sate kambing pada umumnya. Sate klatak tidak dibaluri bumbu sebagaimana Sate kambing pada umumnya.

Jika Sate kambing pada umumnya dibaluri ramuan bumbu ketimbar, kemiri, asam, dan garam, agar aromanya menggugah selera, maka tidak demikian dengan Sate klatak. Sate Kkatak hanya diberi garam, sehingga terasa asin dan gurih.

Selain bumbu yang membedakan Sate klatak dengan Sate kambing lain adalah irisan daging, daging Sate klatak diiris sebesar ibu jari orang dewasa dan ditusuk dengan besi jeruji sepeda, bukan bilah bambu.

Irisan daging yang ditusuk besi jeruji dibaluri bumbu garam itu langsung dibakar di atas bara.

Setelah dibakar beberapa saat dan matang, Sate klatak disajikan di atas piring masih dengan ditusuk besi jeruji sepeda. Pembeli harus berhati-hati ketika menggingit daging, agar bibir tidak menyentuh besi yang masih panas.

Satu porsi Sate klatak berisi dua tusuk irisan daging yang cukup besar dan tebal. Meskipun irisan daging cukup besar dan tebal, tetapi rasanya empuk.

Dalam penyajian, Sate klatak biasa ditemeni sepiring nasi dan segelas teh panas yang diberi gula batu. Anda tak perlu merogoh uang terlalu dalam, harga satu porsi Sate klatak dan nasi sekitar Rp. 8.000,- dan minimnya Rp. 2000,-

Untuk bisa menikmati Sate klatak, pembeli harus sabar menunggu karena hampir setiap malam warung Sate klatak dipadati pembeli. Pada malam minggu, atau malam hari libur, pembeli yang ingin menikamati kekhasan Sate klatak lebih banyak sehingga harus sabar menunggu giliran.

Mengenai asal usul nama Sate klatak, ada beberapa versi yang berkembang. Ada yang mengatakan klatak adalah kiasan dari suara yang muncul ketika daging ditusuk besi jeruji dan dibakar di atas bara. Namun, secara pati tidak diketahui begaimana asal usul Sate klatak hingga bisa diberi nama “klatak”.

Meskipun asal usul nama Sate klatak terdiri atas beberapa versi, namun Sate kambing itu memiliki kekahasan yang asama, yakni daging diiris tebal dan besar, diberi “bumbu garam”, ditusuk dengan besi jeruji sepeda, dibakar di atas bara, dan disajikan masih dengan besi jeruji.

Kekahsan Sate klatak itu hanya dapat dinikmati di Pasar Jejeran Yogyakarta. Berwisata kuliner di Yogyakarta terasa masih kurang lengkap jika tidak menikmati kekahsan Sate klatak. (Dito Kirmantoro SMA N 5 Yogyakarta - belajar sejarah)

See also :
Dim Sum
Hanamasa

Kamis, 11 November 2010

Panduan Cara Memesan Dim Sum

Dim Sum restoran di Hong Kong sibuk, keras dan bergerak di seratus mil per jam - itulah yang membuat mereka besar - tapi keributan dan berisik juga bisa menakutkan bagi timer pertama. Ini cara memesan Dim Sum panduan akan memandu Anda melalui aturan dan kebiasaan Dim Sum pemesanan, dari navigasi proses pemesanan ke tempat tidak menempatkan sumpit Anda.

1. Bawa teman
Dim Sum pada dasarnya adalah sebuah pengalaman kelompok, dengan pilihan hidangan yang dipesan dan berbagi sekeliling meja. Banyak tabel di Hong Kong restoran Dim Sum akan duduk atas delapan orang, mereka bahkan putar untuk memudahkan akses ke grub, dan duduk di sana dengan kesepian Anda bisa sedikit menakutkan.

2. Tackle Maitre'd yang
Hong Kong adalah kota memaksa dan jika Anda ingin mendapatkan meja, Anda harus menjadi seperti memaksa sebagai penduduk setempat. Sementara beberapa restoran Dim Sum tetap bebas-untuk-semua ketika datang ke tempat duduk, mayoritas mempekerjakan maitre'd depan rumah yang bertanggung jawab atas tempat duduk dan antrian. Stick dekat dengan maitre'd dan mencari orang yang meninggalkan untuk mengamankan meja. Berlawanan dengan cerita rakyat setempat, adalah mungkin untuk membuat reservasi di restoran Dim Sum banyak.

3. Menu yang mengartikan
Mungkin bagian yang paling ditakuti dari pengalaman Dim Sum, menu di Hong Kong restoran Dim Sum bisa menjadi suatu tantangan. Kereta tradisional yang digunakan harus berbalik membawa pilihan Dim Sum telah pensiun pada sebagian besar restoran, bukannya Anda perlu untuk mencentang apa yang Anda inginkan pada kartu menu yang disediakan. Biasanya ada, namun tidak selalu, versi bahasa Inggris. Jika tidak ada, Anda terbaik adalah untuk memberitahu pelayan sayuran dan daging Anda ingin makan dan dia akan melakukan sisanya. Carilah makanan Hong Kong kejutan seperti kaki ayam.

4. Lebih Teh Harap
Teh melati yang Anda terima di awal makan Anda bebas. Jika Anda ingin teh lagi selama makan Anda, biarkan bagian atas dari teko dan Anda akan melampaui up secara otomatis.

5. Jangan Dapatkan Sumpit Anda dalam sebuah Twist
Ingatlah bahwa hanya komunal sumpit yang diberikan harus digunakan untuk menyajikan makanan atau nasi dari mangkuk ke piring Anda. Anda tidak harus menggunakan sumpit Anda sendiri untuk melayani diri sendiri dari mangkuk komunal. (Rory Boland, AboutGuide.com - gohongkong.about.com)

Lihat juga:
Ice cream
Sate

Rabu, 10 November 2010

Enaknya Ice cream Kue

Ice cream adalah sebuah makanan beku biasanya terbuat dari produk susu, seperti susu dan cream, dan sering dikombinasikan dengan buah-buahan atau bahan lain dan rasa. Kebanyakan varietas mengandung gula, meskipun beberapa yang dibuat dengan pemanis lainnya. Dalam beberapa kasus, perasa buatan dan pewarna digunakan selain (atau penggantian) bahan-bahan alami. Campuran ini diaduk perlahan-lahan sambil pendinginan untuk mencegah kristal Ice besar dari pembentukan, hasilnya adalah Ice cream bertekstur mulus.

Arti dari istilah Ice cream bervariasi dari satu negara ke negara lain. Istilah seperti custard beku, yogurt beku, sorbet, gelato dan lain-lain digunakan untuk membedakan varietas yang berbeda dan gaya. Di beberapa negara, seperti Amerika Serikat, istilah Ice cream hanya berlaku untuk varietas tertentu, dan pemerintah mereka mengatur penggunaan komersial semua istilah ini berdasarkan jumlah bahan. Di lain, seperti Italia dan Argentina, satu kata yang digunakan untuk semua varian. Alternatif yang terbuat dari susu kedelai, susu beras, dan susu kambing yang tersedia bagi mereka yang tidak toleran laktosa atau alergi terhadap protein susu, atau dalam kasus kedelai dan susu beras, bagi mereka yang ingin menghindari produk hewani.

Ice cream kue Ice cream baik dalam bentuk kue atau Ice cream dan kue berlapis bersama-sama untuk membuat bentuk tunggal. Ide kue Ice cream berasal dari makanan penutup yang terdiri dari krim dan kue kue atau hal-hal sepele yang disebut, yang pertama kali muncul di Renaissance. Ice cream kue dapat digunakan untuk kue ulang tahun atau, seperti yang baru-baru ini menjadi en populer di kalangan selebriti seperti Victoria Beckham dan Britney Spears, di pesta pernikahan.

Victoria membuat makanan penutup yang disebut bombes, yang terdiri dari Ice cream dan buah dalam cetakan mewah. Kadang-kadang makanan penutup berjajar dengan kue atau biskuit. resep Ice cream kue dating ke 1870 juga telah ditemukan.

Hari ini, kue Ice cream dibuat di toko-toko Ice cream banyak dan dalam varietas yang berbeda, termasuk pie atap seng. Mereka datang dalam berbagai rasa dan gaya. Ice cream kue terutama dibuat oleh layering dua jenis Ice cream keras, dengan lembut melayani bertindak sebagai "icing". (En.wikipedia)


Lihat juga:
Wine
Sate

Selasa, 09 November 2010

Snack Dim Sum yum

Dim Sum - For an old nation like China, activities, meals and snacked not exclusively a matter of filling the stomach. There was a touch of art that accompanies the process. As a result, satisfaction is not only measured by how much is eaten, but also to how the method of presentation, the time of the presentation to friends eat.

Well, like snacking tradition in various countries around the world. Aka snack snacks are usually only eaten in between main meals, with small portions and be enjoyed while relaxing. "As a snack, Dim Sum originally eaten only during morning and afternoon for tea. In its development, Dim Sum is also a breakfast menu, "says Christopher, manager of Diamond Restaurant.

So, do not be surprised if most restaurants Dim Sum providers-including the Solo-only provides this snack menu in the morning until late afternoon. "Dim Sum menu is only available until at 15.30 pm. After that, the menu is replaced with a large food menu, "said Deasy Christina from Orient International Restaurant.

Not all restaurants Dim Sum providers to adopt this habit. In Diamond Restaurant, Wisma Boga and Mr. Dim Sum in Solo Grand Mall, Dim Sum can also be enjoyed until late at night.
Based on the habits, restaurants Dim Sum providers have started to operate in the morning. When morning, rich Dim Sum menu arranged neatly in a container and bamboo tenong arranged vertically on a steam table. Customers can simply select, or took his own Dim Sum menu is presented. But, adapula restaurant not to display its Dim Sum.

Dim Sum most fitting when eaten porridge or rice accompanied the team. There are many options porridge companion, the most popular is chicken porridge. There is also a duck porridge, beef congee, seafood congee and porridge publishing (black-red eggs), as available in Sun City Restaurant. "Variety intentionally made a lot of porridge, so customers have a choice of dishes to taste," said Didik Sarono, captain of the restaurant.

Try also rice-style team Orient. Steamed rice half cooked together with mushrooms and chicken pieces that have been embellished. Pengetiman processes, making softer rice and chicken seasoning seep into every grain of rice. (Esmasari Widyaningtyas, Fetty Permatasari - Solopos)

See also:
Burger King
Sate

Senin, 08 November 2010

Cara Membuat Sate Balur Kelapa



Kenikmatan menyantap Sate akan semakin bertambah dengan lumuran bumbu kacang yang gurih dan tidak terlalu pedas. Asih mengatakan bumbu sate memang sengaja diracik tidak pedas atas permintaan banyak konsumen. “Cabai kami sertakan di pinggir bumbu, tetapi apabila ada pelanggan yang suka dengan rasa pedas, kami buatkan yang pedas pol dengan tambahan 25 cabai, bahkan lebih,” katanya.

Pengunjung yang mencicipi Sate usus tentunya akan menikmati cita rasa yang sensasional karena rasa ususnya seperti daging dan sama sekali tidak amis. Begitu pun halnya dengan Sate sumsum yang terasa tidak enek serta lumer di mulut seperti ketika menyantap cokelat.

Apabila konsumen penasaran dengan menu Sate sumsum, sebaiknya datang sebelum jam makan siang agar tidak kehabisan. Menu lain yang pantas dicoba adalah Sate otot. Meski sate berbahan otot sapi, rasanya tidak alot. Kelezatan rasa aneka Sate yang disajikan di depot Ibu Asih itu tidak lepas dari cara memasaknya.

Sebenarnya, menurut Asih, proses memasak Sate ondomohen terbilang sederhana. Setelah dipotong-potong, daging lulur dalam diurap-urap (dicampur) dengan parutan kelapa kemetan atau kelapa dengan tingkat kematangan sedang dan bumbu rahasia. Campuran tersebut selanjutnya dibiarkan selama beberapa waktu hingga bumbu meresap.

Kelapa kemetan sebelumnya dicampur dengan bawang merah, bawang putih, garam, dan kunyit. “Untuk Sate sumsum, usus, dan otot, caranya sama, hanya ramuan bumbunya ditambah bumbu rujak. Usus dan otot juga sebelumnya harus direbus selama satu setengah jam agar empuk,” terang Asih.

Setelah proses perebusan selesai, potongan-potongan daging siap ditusuk dan dibakar. Agar Sate matang dan empuknya merata, tutur Asih, proses pembakaran harus dilakukan dengan cepat dan sering dibolak-balik. Khusus untuk poya, parutan kelapa disangrai lalu diberi bumbu rahasia, dan selanjutnya dibiarkan kering.

Setelah itu poya ditumbuk agar lebih halus untuk campuran nasi hangat. Seluruh proses memasak itu dilakukan di dapur rumah Asih di Gang Ondomohen, Jalan Walikota Mustajab. Menurut Asih, setiap harinya, dia menghabiskan sekitar 1 kuintal lulur dalam, 2 kilogram gajih, dan 5 kilogram usus.

Sementara itu, lebih dari 40 butir kelapa dia olah, baik untuk parutan pada daging Sate maupun dijadikan poya. Menyantap Sate di depot Ibu Asih tidak lengkap rasanya jika tidak ditemani kerupuk puli. Kerupuk yang terbuat dari tepung terigu dan berbumbu bawang putih itu dijual seharga 1.000 rupiah per bungkus.

Kerupuk yang terasa gurih tapi tidak terlalu asin itu merupakan kombinasi yang pas untuk melengkapi rasa manis bumbu Sate. Selain karena Satenya, kebanyakan pengunjung tertarik akan minuman teh yang disajikan di Depot Ibu Asih. Di sana tersedia dua macam minuman teh, yakni teh hangat dan dingin.

Menurut Asih, rasa minuman teh di tempatnya memang berbeda karena diracik dari dua jenis teh yang berbeda. “Banyak pengunjung yang menyukai teh racikan kami, bahkan ada yang membawanya ke Singapura untuk oleh-oleh,” pungkas dia. (SB/L-2 - koran jakarta)


Lihat juga :
Dim Sum
Soto

Minggu, 07 November 2010

Menu "Sehat" Dari Burger King di AS

Media bertepuk tangan sebuah pengumuman terbaru oleh Burger King memperkenalkan item menu baru yang sehat yang dirancang untuk menarik anak-anak. Rupanya istilah 'sehat' adalah relatif. Meskipun ini mungkin merupakan langkah kecil ke arah yang benar, satu yang tersisa berpikir, "adalah Gee, Burger King, ini benar-benar yang terbaik yang dapat Anda lakukan?"

Item menu baru merupakan bagian dari janji untuk mengambil tindakan yang lebih dalam mempromosikan gizi anak-anak. Dalam membuat janji untuk Dewan Better Biro Bisnis, Burger King bergabung dengan 11 perusahaan makanan dan minuman mengaku berkomitmen untuk iklan yang mempromosikan pilihan diet yang sehat dan gaya hidup kepada anak-anak 12 dan di bawah.

Ditampilkan pada menu baru makaroni dan keju Kraft, irisan apel, dan susu cokelat. Sementara makaroni dan keju mungkin benar setara dengan burger, irisan apel dan susu pasti bersinar dibandingkan dengan kentang goreng dan soda. Tapi sebelum Anda memutuskan untuk menuju Burger King, mari kita lihat lebih dekat.

Percaya atau tidak, Kraft digunakan untuk membuat keju nyata. Perusahaan ingin pasokan Amerika dengan biaya rendah, produk keju mudah dibuat, tetapi seperti semua makanan nyata, keju itu fana. Jadi laboratorium di Kraft datang dengan formula keju diproses berdasarkan padatan susu yang tidak akan merusak. Mereka menyebutnya Keju Amerika. Tapi publik Amerika berkata "Yuck".

Gentar, Kraft mengambil penciptaan rak stabil untuk Angkatan Darat AS dan meyakinkan mereka untuk membeli 6 juta pon barang-barang itu. Setelah diet mantap itu, rumah prajurit dari Perang Dunia Aku ingin di meja makan malam mereka. Selama Perang Dunia II ketika kali lebih sulit dan makanan dijatah, Kraft memperkenalkan paket kering, keju parut Amerika. Resepsi lagi adalah underwhelming sampai seorang salesman pandai diikat paket dari keju diproses untuk kotak makaroni dan pemilik toko meyakinkan untuk menjualnya sebagai item tunggal. Kraft melihat apa yang menjadi hit itu, diproduksi kotak sendiri makaroni dengan bagian dalam paket keju, dan Kraft Dinner lahir.

Jika kali sudah lebih baik, kotak-kotak kecil mungkin telah ditolak dan tidak pernah menjadi tradisi Amerika. Sekarang Burger King bertekad untuk melewati tradisi pada anak-anak Anda. Jadi apa di dalamnya?
* Diperkaya Macaroni Produk (durum tepung terigu, tepung terigu, niacin, ferro sulfat, thiamin mono-nitrat [vitamin B1], riboflavin [vitamin B2], asam folat),
* Keju Saus Mix (whey, susu lemak, protein susu konsentrat, garam, kalsium karbonat, natrium tripolifosfat, dan kurang dari 2% asam sitrat, natrium fosfat, asam laktat, susu, kuning 5, kuning 6, enzim, budaya keju) .

Satu gram siap melayani 70 berisi:
* Kalori - 410
* Kalori dari Lemak - 30
* Total Fat - 3,5 g
* Saturated Fat - 2.0g
* Trans Fat - 0g
* Kolesterol - 15mg
* Sodium - 540mg
* Jumlah Karbohidrat - 48g
* Dietary Fiber - 1g
* Gula - 6g
* Protein - 9g
* Vitamin A - 0%
* Vitamin C - 0%
* Kalsium - RDA 10%
* Besi - RDA 10%

Berikut adalah karbohidrat glisemik yang cukup tinggi untuk memberikan orang lonjakan insulin yang nyata. Cukup dari paku dan Anda berada di jalan menuju diabetes. Ada banyak garam untuk memastikan retensi air mengirim Anda di jalan untuk tekanan darah tinggi dan penyakit jantung. Ada sedikit jumlah protein bersama dengan pengawet dan pewarna makanan untuk memulai Anda di jalan untuk penyakit ADHD dan Alzheimer, dan versi murah vitamin B1 yang berisi kanker usus besar mempromosikan nitrat.

Apel merah baku tanpa kulit, dipotong agar terlihat seperti kentang goreng dan disajikan dalam wadah yang sama seperti kentang goreng, disertai dengan saus karamel. Dalam sebuah wawancara baru-baru ini, seorang eksekutif Burger King mengatakan mereka adalah inovasi produk yang mengirimkan pesan kepada anak-anak yang lebih baik-untuk-Anda makanan bisa menyenangkan dan rasa yang baik.

The 2.4 ons melayani dari Apple Fries memiliki 35 kalori, dibandingkan dengan porsi kecil kentang goreng Burger King prancis yang memiliki 230 kalori dan 13 gram lemak, menurut situs Burger King. Apel yang tumbuh di AS, dipotong dan dikemas dalam lingkungan yang steril, dan diperlakukan dengan pra-cuci yang berisi lemon untuk menjaga mereka dari balik cokelat. Mereka tidak memberi tahu Anda apa lagi yang mencuci pra-mengandung.
Tidak buruk, kecuali ketika anda menyadari bahwa sebagian besar gizi apel terdapat dalam kulitnya.

Susu coklat adalah 1% Hershey's putih atau coklat di sealable ulang botol plastik 8-ons. Satu porsi gula susu mengandung:

* Lemak Total (Jenuh) - 2g
* Kolesterol - 10mg
* Sodium - 125mg
* Jumlah Karbohidrat - 12g
* Dietary Fiber - 0g
* Gula - 12g
* Protein - 8g

Banyak ahli gizi termasuk yang di laporan Harga Weston Foundation bahwa lemak dalam susu sangat penting untuk pertumbuhan dan perkembangan otak anak dan sistem saraf pusat. Asam lemak rantai menengah dan pendek dalam lemak susu mengandung vitamin A, diperlukan untuk perkembangan tulang dan gigi yang sehat yang tepat, vitamin D, penting untuk penyerapan kalsium yang tepat, vitamin E, dan yodium untuk fungsi tiroid sehat. Diet rendah dalam rantai asam fatty menengah dan pendek telah dikaitkan dengan gagal tumbuh.

Nice mencoba, Burger King, tapi kau jalan melenceng. Anda mengirim anak-anak kita pesan yang mengatakan hanya junk food yang baik. Setiap upaya gizi harus dikemas dan disajikan sebagai junk food. Itu harus dimuat dengan gula dan garam, dan sebuah apel merah yang lezat ini tidak dapat diterima sampai disertai dengan mencelupkan saus. (Natural News - Barbara L. Minton)


Lihat juga :
Hanamasa
Sate

Jumat, 05 November 2010

Sate Coconut, Mixed

Mixed Sate and coconut? How does it feel? East Java is widely available culinary various kinds, one of which is the Sate klopo ondomohen Mother Asih.

At first glance, the dish was no different from sate generally based on goat meat or chicken and cooked by burned on the hot charcoal. However, there are unique from those ondomohen klopo sate. Sate is beef-based dibalur grated coconut.

That is why the dish was called sate klopo (coconut). Presentation of the more interesting dishes with additional rice sprinkled with Poya, which is a kind serundeng roasted or grated coconut. To eat sate klopo ondomohen, customers can stop by the food stalls in Jalan Ibu Asih Mayor Mustajab No 36.

Stall location is strategic because it was in the range of downtown and on the roadside lush with trees. While enjoying the sate klopo, consumers could feel the cool air around the food stalls. Mother Asih, the diner owner, tells the story originally klopo sate menu that blends results in-law, Zaenab, who came from Madura.

In the 1940s, traveled around the region Zaenab tile time to time to peddle sate sauce klopo the arms. "Only in 1945, he settled on the banks selling Mustajab Mayor Street, in front of the Gang Ondomohen, for 42 years," said Asih which is the second-generation successor to the best-selling culinary business.

After the in-laws "retired" from the culinary business, Asih continue these efforts in 1998. Gradually Asih sate stall customers continue to grow, and dishes satenya sold consumer invaded. The advantage of selling sate, said Asih, saved little by little to open up a more permanent food stalls.

In May 2010, Asih managed to get a width of 50 meters square which he bought with the price of 1 billion rupiah. Although simple impressed, depot Mother Asih which is open from 6:30 am until 23:00 pm was able to present a comfortable atmosphere for visitors.

Moreover, with features a medium-sized LCD television mounted on the wall depot, visitors increasingly feel comforted. The atmosphere of a place to eat is often influenced taste when eating the food. Delicious food plus a fun dining atmosphere will certainly make visitors really feel satisfied.

Those two things, good food and a comfortable place to eat, seems to be found in the depot Mother Asih. Just try a crunchy coconut sate coupled with special seasonings that really shake up the tongue. According Asih, are formulated from herbs sate peanut original Tuban, East Java, that plus a secret ingredient, making the sate kloponya feels special.

"Nuts Tuban chosen because it tastes sweet and savory," he said. Klopo sate spice flavor is really delicious. Therefore, do not be surprised when consumers are often menggadonya although the sate and rice has been sold out to eat. Besides sate coconut body scrub made from the meat section of, sate lovers can try the sate intestine, sate marrow, muscle and the sate.

For matters of pricing, consumers do not need to worry because it is quite affordable. Price 10 sticks of sate only 15 thousand dollars. If visitors want to taste the coconut sate with no fat, just spend 16 thousand dollars. Muscle Sate cost 16 thousand rupiahs, 15 thousand rupiahs intestine sate, sate marrow and 17 thousand rupiahs.

When enjoying the satay with a plate of rice, visitors stayed adding 3 thousand dollars. Sate can also enjoy the extra bag of rice cake that is valued 2 thousand dollars. Talking sense of satay, hmmm ... really solid. One skewer of coconut which consists of two half-sized pieces of meat adult thumb and a piece of lard (fat) is burned with the maturity level of fit feels soft, almost selunak corned beef. (Koran Jakarta)


See also :
Sour Sally
Sushi

Rabu, 03 November 2010

Sate Khas Banten

Sate khas Banten ini kondang karena empuk dagingnya. Dipotong ukuran kecil, sate kambingnya empuk dengan balutan bumbu kacang yang renyah halus. Dicocol dengan kecap manis, rasanya jadi makin enak. Apalagi dikunyah saat hangat mengepul. Nyam..nyam!

Berjalan-jalan di kota Cilegon, selalu saja menarik buat saya. Kota kecil ini selalu saja menyajikan kuliner yang sayang jika dilewatkan. Di Cilegon ada sate bebek yang tersohor, tapi kali ini saya sedang tidak ingin makan sate bebek. Salah seorang teman saya mengajak saya menyambangi kedai sate Asmawi sebelum kembali ke Jakarta.

Meskipun masih pagi, pengunjung yang datang sudah hampir memenuhi rumah makan ini. Saya memilih duduk dibagian luar karena di dalam sedikit sumpek. Puluhan tusuk sate kambing dan sate ayam tengah dibakar, menebarkan aroma harum yang dahsyat
menggelitik hidung. Yummy!

Saya memesan satu porsi sate kambing dan satu porsi sate ayam. Sebenarnya menu lainnya banyak, seperti sate sapi, sop kambing, sop ayam, dan juga sop bebek tapi sayangnya sate bebek yang ingin sekali saya cicipi sedang kosong. Jadi saya harus berlega hati dengan sate kambing dan sate ayam saja.

Satu porsi sate kambing dan ayam ini berisi sepuluh tusuk. Uniknya, kedua sate ini disajikan dengan sambal kacang yang digerus halus. Tidak seperti di Jakarta, saya selalu ditawari mau sambal kacang atau sambal kecap sebagai bumbu, di sini semua disajikan dengan sambal kacang. Bahkan sate kambing sekalipun.

Meskipun begitu, ada sepiring kecil sambal kecap lengkap dengan potongan tomat, cabai dan bawang sebagai pelengkap. Potongan dagingnya tidak terlalu besar, justru cenderung kecil dan agak tipis untuk sate ayamnya. Sedangkan sate kambing nya berukuran sedang tiap potongnya, berseling dengan potongan lemak yang bikin rasanya gurih-gurih enak.

Dagingnya empuk, dengan cocolan sambal kacang yang gurih. Ini juga yang menjadi salah satu keunikan sate Cilegon, bumbu kacangnya rasanya gurih dengan terlihat sedikit jejak berminyak di permukaan. Saya yang terbiasa dengan bumbu sate yang
sedikit manis harus menambahkan kecap pada bumbunya.

Kecap yang digunakan adalah kecap cap korma, rasanya tidak terlalu manis dan sedikit encer. Sehingga tidak merusak citarasa sate aslinya. Justru malah makin enak, manis dan gurih yang lamat-lamat. Harga seporsi sate kambing dan sate ayam ini juga tidak mahal,
cukup Rp 18.000,00 saja. O ya, pondok sate Asmawi juga menerima pesanan untuk acara hajatan dan selamatan. (danang - koran baru)


Lihat juga :
Steak
Soto

Selasa, 02 November 2010

Sushi Rolls

A Sushi roll is a food of Asian origin that features rice and seafood wrapped in seaweed (nori). Until the end of the twentieth century, Sushi rolls were only available in restaurants. Today, a number of companies prepare them for retail sale in grocery stores. Although a few of these companies use mechanical Sushi makers—called robots—to shape the rice and add condiments, the finest quality Sushi rolls are still handmade. An expert sushi chef, a shokunin, can roll and cut six to eight Sushi rolls in a matter of moments. It is not the desire for faster production that has led some companies to use the Sushi robots; rather it is a shortage of accomplished chefs.

Sushi-making is a time-honored tradition in Japan. This craft is a matter of intense national pride, and it is often noted that the red of the fish and the white of the rice symbolize the red and white of the Japanese flag. This tradition also extends to the types of utensils used. Although some substitutions are acceptable, in the traditional Japanese kitchen the following utensils would be found: hangiri, a small tub made of cypress bound with copper hoops and used for cooling vinegared rice; shamoji, a flat, wooden, rounded spatula used to turn and spread Sushi rice; uchiwa, a hand-held fan made of bamboo and covered with paper or silk used to remove moisture from Sushi rice; and makisu, mat constructed of thin bamboo strips woven together with string used for rolling Sushi. (madehow)


See also :
Sate
Sour Sally

Fruit Wine Making Can Make The Perfect Gift

Fruit Wine making yields fine wines that are suitable for great gifts, commonly given during weddings, Christmas, Thanksgiving, and birthdays. Most fruit wine making is handled by enthusiasts who are sticking with this hobby because they get fulfillment and satisfaction from creating their own wine.

Fruit wine making has become a very popular hobby. Thousands of wine making recipes have sprung up on the internet to guide beginners and hobbyists in making quality wine. Currently, this is one of the most popular hobbies in the United States attracting young and the middle-aged population. There are also hundreds of online forums and discussions about fruit wine making and the tips and techniques involved in making the wine.

Try Artful Winemaker Today!
The best thing about fruit wine making is that the wine is created specifically to match the taste of the maker. It may take years and large amounts of money before finding the right wine that matches the tastes of a person. Why should you spend a lot of money on a fine wine available at the market today when making your own is fast and easy?

More and more people today are enjoying the art of fruit wine making. Not only because it is less expensive than buying wine but also because they like the challenge of trying to match the quality and taste of other expensive wines. (fruitwinemaking)


See also :
Sate
Sushi

Kamis, 28 Oktober 2010

Rabbit Satay from Mount Lawu

Visiting the Telaga Sarangan tourist area located on the slopes of Mount Lawu, Sarangan Village, District Plaosan, Magetan District, East Java, is incomplete if it does not taste the culinary signature, is, rabbit satay/ Sate.
It is not difficult to find where visitors can find these delicacies. Because almost all around Lake Sarangan tent there are food stalls and street hawkers who peddle rabbit satay.
Data from the Department of Tourism Magetan noted, there are at least 140 merchants who sell rabbit satay around Lake area Sarangan. They were joined in the merchant community of Lake Sarangan rabbit satay.Almost the same with satay dish in general, only the rabbit satay has a fine fibrous texture of meat and a little pale color. So it seems more tender and tasty when chewed. Unlike satay chicken or goat meat.
One member of the community of Lake Sarangan rabbit satay vendors, Sukatno, say, to be consumed into a steady rabbit satay dish, usually meat rabbits were taken from rabbits aged between four to six months.
"The choice of this age, because of the resulting meat will be tender and tasty," said Sukatno fanning rabbit satay.
In the presentation, satay skewers were like any other rabbit. Ingredients were the same which consists of mashed beans mixed with spices, onion slices and soy sauce. For those who like spicy condiment can be added to the spice satenya. Similarly to the fresh taste sensation, in satay spices can be added with the juice of lemon slices.
There are two options in presenting a portion of rabbit satay, which is enjoying the satay with a soft rice cake slices or white rice is fluffier. This dish will taste better when eating it again while enjoying views of Lake Sarangan elegant.A serving of rabbit satay Sarangan Lake consists of 15 skewers and a plate of white rice or rice cake. One portion is valued 10,000, 00. Or for 10 tusuknya only spend Rp7.000, 00 only.
Sukatno added, one young rabbit, the average can produce 60 to 90 skewers, depending on the size of the rabbit. The average for the holiday like Sunday, rabbit satay vendors can sell up to 250 puncture, while on religious holiday or the end of the year could increase to 900 skewers.Sukatno admitted, the rabbits that he obtained from merchants who already becoming collectors customers. He is concerned with selling job rabbit satay has been since 1983.
"Every visit to Lake Sarangan, I always buy my favorite foods namely rabbit satay. In my opinion, rabbit meat satay in Telaga Sarangan more tender and tasty. In addition, the price is also right," said one visitor from Madison Lake Sarangan, Ashari Purwo.
According to him, rabbit satay Telaga Sarangan will be more "mak nyus" when juxtaposed with the beverage brewed tea warm. This couple is very fitting to enjoy the cool air on the slopes of Mount Lawu this. (antara - jawa timur)


See also : Sour Sally


Hanamasa